JAKARTA - Raksasa media umum Facebook tengah menyiapkan skema integrasi bagi aplikasinya dengan platform percakapan WhatsApp.
Nantinya, WhatsApp & Facebook akan menyatukan semua layanan pesannya pada satu aplikasi.
Laporan terbaru menyebut perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini sedang bekerja mengintegrasikan WhatsApp dengan Facebook Messenger.
Kabar pengintehrasian Facebook Messenger dan WhatsApp santer terdengar setelah ahli coding dari Italia Alessandro Paluzzi menemukan fitur tersembunyi baru-baru ini pada Facebook Messenger.
Paluzzi menemukan aplikasi chat WhatsApp pada pada Facebook Messenger yang masih dalam versi pengembang.
Kedua layanan memang belum sepenuhnya terintegrasi karena masih ada beberapa sistem yang perlu dienkripsi.
Akan namun, terkuaknya fitur itu sang Paluzzi memaksa sebuah utas buat dikenali sebagai percakapan WhatsApp buat memberitahuakn bagaimana rupa waktu fitur tadi tersedia di masa mendatang.
Menurut laman Indian Express, Selasa (20/4/2021), bocoran informasi ini akan mengisyaratkan WhatsApp dan Messenger akan sepenuhnya opsional, misalnya halnya antara Instagram dan Messenger.
Bahkan, Palluzi pula mengungkapkan bahwa beberapa fitur yg telah diterapkan di Facebook Messenger pula bisa masuk ke WhatsApp.
Fitur lain yg ketika ini masih diuji melalui acara beta TestFlight merupakan mention badge yang dibuat ulang pada dialog gerombolan pada WhatsApp.
Saat ini, WhatsApp hanya menampilkan jumlah dialog yang belum dibaca dan menerangkan bahwa Anda pada-mention waktu membuka dialog.
Sebagai liputan, pada 2019 lalu, Facebook mengumumkan rencananya buat mengintegrasikan WhatsApp, Instagram, dan Messenger.
"Kami menghubungkan pengalaman Messenger & Instagram buat menghadirkan beberapa fitur Messenger terbaik ke Instagram, sebagai akibatnya Anda memiliki akses ke pengalaman perpesanan terbaik, apa pun pelaksanaan yang Anda gunakan," istilah Facebook kala itu.
Kala itu, Facebook mengungkapkan bahwa integrasi ini tidak menyatukan layanannya.
Integrasi itu hanya bertujuan agar pengguna dapat menghubungi satu sama lain, meskipun keliru satu berdasarkan mereka nir mempunyai platform lainnya.
Hingga dalam akhirnya layanan ini mulai diwujudkan tahun lalu waktu Facebook Messenger terintegrasi menggunakan Instagram Direct Message.
