JAKARTA - Aplikasi Facebook tak hanya sekadar berwarna waktu ingin membuat sebuah platform audio chat buat menyaingi Clubhouse.
Ambisi & semangat itu nampaknya akan segera terwujud kala Facebook bakal meluncurkan layanan audio chat-nya yang mirip Clubhouse.
Hal ini sejalan dengan pernyataan perusahaan milik Mark Zuckerberg yang mengumumkan sejumlah produk yang menekankan pada konten audio.
Menurut Facebook, produk ini akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan, namun baru hadir untuk sejumlah pengguna eksklusif menjadi permulaan.
Nantinya layanan ini akan terlebih dahulu diujicobakan dalam beberapa komunitas Facebook sebelum dilepas secara global.
Laporan laman The Verge, Selasa (20/4/2021) mengungkapkan, Facebook tengah bersiap merilis aplikasi audio chat buat mengalahkan penguasaan Clubhouse yg tengah naik daun semenjak 6 bulan terakhir.
Nama fitur audio chat Facebook itu merupakan 'Live Audio Rooms' yang dikabarkan akan tersedia dalam isu terkini panas mendatang atau sekitar Juni.
Fitur Live Audio Rooms akan terlebih dahulu diluncurkan ke gerombolan & tokoh warga menjadi bentuk dari pengujiannya. Selanjutnya fitur ini bakal dirilis pada layanan Messenger agar semua pengguna Facebook bisa ikut memakai layanan mirip Clubhouse ini.
Selain itu, pengguna jua mampu merekam percakapan mereka & mendistribusikannya lewat pelaksanaan lain. Setelah itu, pengguna bisa mengenakan akses berbayar menggunakan biaya yang ditentukan agar konten audio mereka baik melalui langganan atau sekali bayar.
Agar orang-orang mampu bergabung, Facebook akan memperkenalkan Audio Creator Fund buat mendukung para menciptakan konten audio baru. Semua dialog di Live Audio Rooms dapat diubah menjadi "Soundbites".
Soundbites adalah fitur lain yang bakal dirilis Facebook & memungkinkan orang menciptakan & menyebarkan klip audio berdurasi singkat. Soundbites akan ada di News Feed yg lebih luas. Pengguna sanggup merekamnya di tools terpisah di Facebook.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg menyampaikan bahwa Soundbites mempunyai kemiripan menggunakan Reels, sebuah fitur video singkat di Instagram yang merupakan anak perusahaan Facebook. Mark mengungkapkan bahwa Instagram juga mempunyai fitur serupa yang merupakan pesaing TikTok, namun bentuknya audio.
"Gambaran pada sini merupakan kami berpikir tentang audio, tentu akan sebagai kelas satu & bahwa seluruh produk yang tidak sinkron dibangun pada semua spektrum ini," Zuckerberg.
Facebook berencana akan melebarkan sayap bisnisnya demi mengambil sektor pasar yg lebih akbar pada podcasting. Sebagai wujud keseriusan, Facebook mulai merekomendasikan program & episode dari minat pengguna.
Akan ada lebih dari 170 juta orang di Facebook terhubung ke laman yang ditautkan ke podcast nanti.
Selain itu terdapat lebih menurut 35 juta orang adalah aggota grup podcast yang nantinya akan bergabung dalam layanan Live Audio Rooms.
